Laman

Kamis, 29 September 2011

Membuat Sistem Informasi

Pada tingkat 2 kemarin tepatnya di semester empat. Saya dan beberapa teman saya ditugaskan untuk membuat suatu sistem informasi. Sistem informasi sendiri berarti kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunanaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi, tetapi juga untuk cara dimana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Aplikasi yang kami buat adalah restoran dengan menggunakan bahasa pemgrograman java sesuai dengan yang di pelajari di mata kuliah tersebut. Untuk database nya kami menggunakan sql. Sedangkan untuk tampilan-tampilan atau desain formnya kami menggunakan netbeans.

Aplikasi ini berguna untuk mengakses meja makan, menu makanan , minuman, dan daftar harga menu tersebut serta transaksi pembayaran di restoran tersebut. Kesulitan yang saya dapat dari membuat progam restoran ini adalah menghubungkan antara database dengan program tersebut. Dengan tahap awal seperti ini saya belum puas untuk membuat program yang lebih baik dan berguna untuk orang banyak. Ini adalah salah satu pengalaman saya membuat sistem informasi.

Rabu, 13 April 2011

Konsumsi BBM Bersubsidi Meninggi

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada triwulan pertama 2011 meningkat rata-rata 6,66 persen. Disparitas harga yang semakin tinggi antara BBM bersubsidi dan BBM nonsubsidi membuat masyarakat memilih BBM bersubsidi.

Menurut data Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, realisasi BBM bersubsidi berdasarkan jenisnya terlihat peningkatan signifikan pada konsumsi solar.

"Sepanjang Maret 2011 konsumsi solar mencapai 1.188.159 KL (kilo liter) naik sekitar 4,30 persen dari realisasi konsumsi Februari 2010 sebesar 1.028.890 KL. Sementara itu, konsumsi premium mencapai 2.071.435 KL. Angka ini meningkat sekitar 2,68 persen dibandingkan dengan realisasi Februari yang mencapai 1.822.196 KL," ungkap Kepala BPH Migas Tubagus Haryono melalui pesan singkat, Rabu (13/4).

Menurutnya, peningkatan signifikan pada Maret ini disebabkan masyarakat melakukan pembelian berlebihan (panic buying) seiring dengan rencana pembatasan konsumsi yang harusnya dilaksanakan pada 1 April lalu.

"Waktu Maret terjadi panic buying. Masyarakat banyak yang menimbun BBM bersubsidi. Di samping itu kenaikan jumlah kendaraan bermotor cukup signifikan, rata-rata sekitar 13 persen," ujarnya.(MI/BEY)
sumber: metro tv

Minat Baca Masyarakat Tinggi Cuman Buku Mahal

Minat masyarakat Indonesia untuk membaca buku sebenarnya masih tergolong cukup tinggi. Tetapi mahalnya harga buku dan sulitnya akses mendapatkan buku di perpustakaan menjadi salah satu kendala untuk menyalurkan minat tersebut.

"Minat baca masyarakat kita sebenarnya masih tinggi, hanya mereka terkendala untuk beli buku. Padahal, kalau untuk beli pulsa telepon mereka juga tidak pelit," kata General Manager Kompas Gramedia, Nugroho F Yudho, usai pembukaan Pameran Buku Kompas Gramedia Fair 2011 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/4).

Nugroho mengungkapkan, dari sebuah penelitian kecil terhadap 400 responden yang pernah dilakukan Kompas Gramedia, diketahui sekitar 70-80 persen responden sangat senang membaca buku. "Ada yang bacanya seminggu satu buku atau satu bulan satu buku. Tapi, memang belum banyak yang berminat membeli buku," ujarnya.

Nugroho mengemukakan perlunya ada upaya terobosan dari pemerintah dan swasta untuk mempermudah masyarakat mendapatkan buku dengan harga terjangkau. Menurutnya, kegiatan pameran buku Kompas Gramedia Fair yang digelar secara rutin, merupakan salah satu upaya membantu masyarakat mendapatkan akses buku dengan harga lebih murah melalui fasilitas diskon.

"Sejak 2004, Kompas Gramedia telah menggelar 39 kali pameran buku di berbagai daerah dan respon masyarakat ternyata cukup bagus," ujar Nugroho.

Saat ini, KG telah memiliki sebanyak 104 toko buku yang tersebar di berbagai daerah di Jawa dan luar Jawa. Rencananya tahun ini Kompas Gramedia menambah jaringan lagi hingga menjadi 120 toko.

"Kami saat ini juga sedang konsentrasi membantu pembangunan perpustakaan komunitas di kampung-kampung dan memberikan bantuan mobil perpustakaan keliling," tambah Nugroho.

Ia menambahkan setiap tahun buku baru yang diterbitkan di Indonesia sekitar 12 ribu judul, namun masih sedikit dari buku tersebut yang kualitasnya bagus.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat membuka pameran buku itu mengatakan bahwa Pemprov Jatim terus berupaya menambah jumlah perpustakaan di berbagai daerah, untuk memberikan akses dan fasilitas kepada masyarakat agar gemar membaca.

"Dibanding beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, tingkat baca masyarakat kita memang masih kalah dan itu perlu terus didorong," katanya.(Ant/BEY)
sumber: metro tv

Tujuh Rumah di Kota Bambu Selatan Terbakar

Tujuh rumah di pemukiman padat penduduk di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, ludes terbakar, Rabu (13/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Api juga melumat satu sepeda motor milik warga.

Api mengamuk sejadinya. Membakar apapun. Si jago merah bebas bergerak karena belasan mobil pemadam telat datang. Petugas baru sampai setelah tujuh rumah yang terbakar menyisakan arang.

Musibah menyisakan duka. Bahkan beberapa pemilik rumah histeris lalu pingsan. Mereka kemudian dibawa ke puskesmas setempat.

Kebakaran juga membuat arus kendaraan di sekitar lokasi kejadian macet panjang. Kendaraan dari arah Tomang, Slipi, dan Kemanggisan tersendat. Pun sampai berita ini disusun.(ICH)
sumber: metro tv

MealSnap, Aplikasi Pintar Bantu Diet

Lelah menghitung kalori makanan yang Anda konsumsi? MealSnap solusinya. Aplikasi pintar hasil rancangan DailyBurn itu akan membantu menghitung kalori makanan, dengan mengambil gambar makanan yang akan Anda makan.

Hanya butuh waktu beberapa menit untuk mencocokkan gambar makanan Anda dengan 500 ribu jenis makanan yang terdaftar dalam database aplikasi tersebut. Praktis bukan? Tidak hanya itu, aplikasi pintar itu juga akan memaparkan tingkat protein, lemak, karbohidrat, juga vitamin yang terkandung dalam makanan Anda.

"Basis data dengan cepat mendeteksi identitas makanan, berapa banyak kalori yang terkandung, juga kandungan protein, lemak, karbohidrat dan vitamin. Pengguna juga dapat memposting penjelasan dari MealSnap pada Twitter atau Foursquare," kata CEO DailyBurn Andy Smith.

MealSnap juga dapat digunakan sebagai jurnal makan yang memungkinkan penggunanya menyimpan log visual dari makanan yang mereka makan. "Ini seperti sebuah jurnal makanan, tetapi lebih mudah. Yang Anda lakukan adalah mengambil gambar," imbuhnya.

Dibanderol dengan harga US$ 2,99 atau setara dengan Rp 25.900, aplikasi pintar tersebut tersedia di toko online iTunes Store. (Reuters/SHA)
sumber: Liputan6

Indonesia Turun Satu Tingkat

Posisi Indonesia dalam FIFA World Ranking kembali merosot. Tim Garuda turun satu anak tangga ke urutan 130 dari rilis terbaru yang dikeluarkan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), Rabu (13/4).

Indonesia yang mengumpulkan 201 poin berada di urutan 19 di Asia atau satu level lebih baik ketimbang Vietnam. Thailand tetap negara yang paling tinggi di Asia Tenggara, menghuni urutan 120 di tingkat dunia dan 17 di tingkat Asia. Posisi Vietnam diikuti Malaysia (144 dan 24) dan Singapura (145 dan 25).

Dari daftar 10 besar terjadi pergeseran yang cukup signifikan. Brasil merangkak menghuni urutan tiga. Selecao dengan begitu naik dua strip dengan menggeser Jerman dan Argentina sekaligus. Ini merupakan urutan terbaik Brasil setelah kegagalan pada Piala Dunia di Afrika Selatan tahun lalu.

Sementara itu, Italia kembali nongkrong di zona 10 besar setelah absen tujuh bulan. Juara Piala Dunia 2006 ini naik dua tingkat ke urutan sembilan yang tidak terlepas dari kemenangan atas Slovenia dalam lanjutan kualifikasi Euro 2012 dan dalam pertandingan persahabatan melawan Ukraina.

Posisi dua teratas tetap dihuni Spanyol dan Belanda.

Berikut 10 besar FIFA World Ranking:
1. (1) Spanyol-1857 poin
2. (2) Belanda-1702
3. (5) Brasil-1425
4. (3) Jerman-1386
5. (4) Argentina-1276
6. (6) Inggris-1163
7. (7) Uruguay-1094
8. (9) Portugal-1052
9. (11) Italia-1019
10. (8) Kroasia-991
130. (129) Indonesia-201
sumber: Liputan6

Hujan Dua Jam, Puluhan Rumah Terendam

Hujan deras yang turun selama dua jam mengakibatkan banjir di permukiman Cipada, Kelurahan Kotakulon, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (13/4). Tingginya curah hujan membuat Sungai Cipada meluap dan menggenangi puluhan rumah hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir yang datang tiba-tiba ini membuat warga panik. Seorang nenek bahkan langsung mengungsikan cucunya ke Kecamatan Paseh karena khawatir banjir kian besar. Apalagi hujan deras masih terus mengguyur daerah Cipada.

Menurut warga, banjir kali ini lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Gorong-gorong yang sempit akibat banyaknya pemukiman warga kian parah karena pelebaran Rumah Sakit Umum Sumedang dan pendangkalan.

Permukiman penduduk ini memang telah menjadi langganan banjir sejak dua tahun silam. Namun banjir kali ini lebih besar karena aliran sungai
yang membelah pemukiman penduduk ini terputus oleh bangunan Rumah Sakit Umum Sumedang yang baru.(JUM)

sumber; Liputan6